Stadion Highbury bergemuruh dalam salah satu malam paling ajaib dalam sejarah sepak bola Inggris. Klub kasta keempat, Fleetwood Town, secara luar biasa sukses menyingkirkan raksasa Premier League sekaligus juara bertahan Arsenal lewat drama adu penalti di ajang Carabao Cup, usai bermain imbang 1-1 hingga 120 menit.
Dilansir dari Sky Sports, manajer Mikel Arteta sebenarnya menurunkan skuad yang cukup kuat dengan mengandalkan Viktor Gyokeres dan Kai Havertz di lini depan. Namun, The Gunners justru keteteran menghadapi perlawanan tanpa kenal takut dari tim yang saat ini tengah berjuang di zona degradasi League Two tersebut.
Kejutan sudah terasa sejak awal babak pertama ketika Aaron Loupalo-Bi membawa tuan rumah memimpin pada menit ke-21. Memanfaatkan kelengahan lini belakang Arsenal, Loupalo-Bi sukses memperdaya kiper debutan Illan Meslier yang dipercaya tampil sejak menit awal.
Arsenal baru bisa menyamakan kedudukan pada paruh kedua pertandingan. Gyokeres sukses mencetak gol perdana musim ini lewat sundulan jarak dekat di tiang jauh, memanfaatkan assist matang dari talenta muda Cedach O'Neill yang mencatatkan start pertamanya.
Tekanan Meriam London semakin berat menjelang akhir waktu normal setelah pemain muda Max Dowman diganjar kartu merah langsung akibat insiden dengan Harrison Neal. Situasi ini dimanfaatkan dengan baik oleh Fleetwood untuk menahan gempuran habis-habisan dari pasukan Mikel Arteta hingga peluit panjang dibunyikan.
Dalam drama adu penalti, kiper Fleetwood Jay Lynch tampil sebagai pahlawan dengan menepis eksekusi penalti Bruno Guimaraes. Connor Haughey akhirnya memastikan kemenangan historis 5-3 di adu penalti sekaligus mengirim klub non-liga era 2012 tersebut melaju mulus ke babak perempat final Carabao Cup.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang