Bintang Real Madrid, Kylian Mbappe, secara resmi menyampaikan permohonan maaf setelah pernyataannya mengenai mantan pemimpin China, Mao Zedong, memicu gelombang kemarahan publik Tiongkok. Komentar kontroversial tersebut berdampak masif pada karier komersial sang pemain, menyusul keputusan sejumlah perusahaan multinasional asal negeri tirai bambu yang langsung mencabut kontrak kerja sama eksklusif.

Permohonan maaf tersebut disampaikan menyusul reaksi keras yang berujung pada pemutusan kontrak besar-besaran oleh raksasa korporasi Tiongkok. Komentar saya kurang tepat, dan sekarang saya mengerti bahwa itu menyakiti banyak orang di China dan komunitas Tionghoa di seluruh dunia, ujar Mbappe, dilansir dari France24. Ia menegaskan tidak memiliki niat untuk menyinggung serta menaruh rasa hormat mendalam terhadap sejarah rakyat China.

Dampak ekonomi dari insiden ini langsung menghantam portofolio bisnis penyerang tim nasional Prancis itu dalam waktu singkat. Perusahaan minuman raksasa Dongpeng serta produsen susu ternama Mengniu kompak menghentikan seluruh kemitraan komersial. Kebijakan serupa turut diambil oleh produsen keju Milkground, yang menegaskan sikap tanpa toleransi terhadap segala ucapan yang melukai perasaan publik domestik mereka akibat komentar kontroversial sang penyerang.

Tekanan tidak hanya datang dari sektor korporasi swasta, melainkan juga melibatkan pemangku kebijakan penyiaran nasional di kawasan tersebut. China Media Group mengambil langkah tegas dengan menghentikan penyiaran pertandingan sepak bola yang melibatkan La Liga beserta seluruh materi iklan komersial yang menampilkan wajah sang kapten, sembari menuntut permohonan maaf terbuka.

Kontroversi ini bermula dari peredaran potongan video di platform Weibo yang memperlihatkan komentar sang pemain terkait meme internet yang menyamakan wajahnya dengan Mao Zedong. Reaksi keras publik muncul lantaran masyarakat setempat memandang tokoh tersebut sebagai bapak pendiri revolusi, alih-alih label negatif yang sempat terucap, sehingga memaksa otoritas sepak bola Spanyol turut menyatakan penyesalan mendalam.