Lee Clark secara mengejutkan mengundurkan diri dari posisinya sebagai pelatih kepala Hartlepool United dengan efek langsung setelah kekalahan 1-3 dari Worthing di Victoria Park. Keputusan ini diumumkan langsung oleh Clark dalam wawancara pasca-pertandingan dengan BBC Radio Tees, menandai akhir yang pahit dari masa jabatannya yang singkat.
Kekalahan tersebut merupakan kekalahan ketiga berturut-turut bagi Hartlepool dan yang keenam dalam tujuh pertandingan terakhir. Hasil buruk ini membuat Pools turun ke peringkat 18 klasemen National League sebelum kick-off sore hari, memperparah kekhawatiran para penggemar yang sudah menyerukan pemecatan Clark selama pertandingan berlangsung.
Clark, yang merupakan mantan pemain Newcastle, Sunderland, dan Fulham, mengambil alih kursi pelatih di Victoria Park pada musim panas setelah sempat melatih Rotherham United pada akhir musim lalu. Namun, ia gagal mengangkat performa tim dan hanya meraih tiga kemenangan dari sembilan pertandingan liga. "Saya mengundurkan diri dari posisi saya dengan efek langsung," ujar Clark kepada BBC Radio Tees. "Saya ingin memberikan klub ini dan para penggemar sesuatu yang bisa dibanggakan, yang pantas mereka dapatkan, tapi sayangnya saya tidak mampu melakukannya."
Mantan bos Huddersfield Town dan Birmingham City itu menambahkan, "Saya sangat antusias mengambil pekerjaan ini dan saya ingin menjadi orang yang membawa mereka kembali ke tempat yang seharusnya, tetapi semuanya tidak berjalan sesuai rencana." Kegagalan Clark menambah daftar panjang pelatih yang kesulitan membawa Hartlepool kembali ke performa terbaiknya.
Hartlepool United diambil alih oleh pengusaha Amerika, Landon Smith, pada Januari lalu dengan tujuan mengakhiri empat tahun masa tinggal mereka di National League. Klub yang berbasis di County Durham ini kini harus mencari manajer atau pelatih kepala permanen kesembilan dalam periode tersebut di luar English Football League. Pencarian pun segera dimulai untuk menemukan sosok yang tepat guna membangkitkan kembali ambisi klub.
Dengan posisi yang semakin terpuruk, para penggemar berharap manajemen dapat bergerak cepat untuk menunjuk pelatih baru yang mampu mengembalikan identitas permainan Hartlepool. Sementara itu, Clark meninggalkan klub dengan catatan yang kurang memuaskan, namun tetap dikenang sebagai sosok yang berani mengambil tanggung jawab atas kegagalan tim.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang