Kelompok suporter Manchester United, The 1958, menyerukan protes damai menjelang derby melawan Manchester City pada Minggu (15/9) di Old Trafford. Mereka menyoroti apa yang disebut sebagai "season ticket ban fiasco" yang dinilai telah melampaui batas.
Dalam pernyataannya, juru bicara The 1958 mengatakan, "Kelompok suporter Manchester United diminta untuk bersatu menyusul laporan larangan dan sanksi tiket musiman tanpa bukti yang jelas dan kuat." Mereka menegaskan bahwa loyalitas suporter yang telah mendukung klub selama bertahun-tahun harus dihormati.
Protes ini merupakan buntut dari tindakan keras klub terhadap penjualan tiket ilegal pada musim panas lalu. Investigasi yang dilakukan klub antara Maret dan Juni menemukan adanya praktik touting yang signifikan dan terorganisir. Namun, banyak suporter merasa menjadi korban dari pendekatan yang terlalu keras.
The 1958 berharap perbedaan pendapat di antara kelompok suporter dapat dikesampingkan. Mereka mengajak para penggemar untuk berkumpul di luar pub Bishop Blaize dekat Old Trafford pada pukul 15.00 waktu setempat pada hari Minggu.
Klub sendiri telah mengakui bahwa proses investigasi telah menimbulkan kekhawatiran dan kesusahan bagi sebagian suporter. Dalam pernyataan resminya, Manchester United mengatakan, "Manchester United menerima bahwa proses tersebut mungkin telah menyebabkan kesusahan bagi sebagian suporter setia, meremehkan seberapa umum berbagi nama pengguna dan kata sandi akun, dan menyadari bahwa beberapa penggemar mungkin merasa diperlakukan tidak adil."
Meski demikian, ketegangan antara manajemen dan suporter tetap tinggi. Aksi protes ini diharapkan menjadi momen persatuan bagi para penggemar untuk menyuarakan hak-hak mereka.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang