Stadion Internasional Kairo mendadak membara ketika Muhammad Luthfi Habibi dan partnernya menyegel gelar juara dunia. Duel sengit tersaji di final sektor ganda campuran Kejuaraan Dunia Junior BWF 2026, Sabtu (17/10), saat wakil Merah Putih menghadapi perlawanan alot pasangan China, Yi Lang Feng/Meng Han Li.
Pertarungan ketat langsung terasa sejak gim pertama dimulai. Kejar-kejaran angka tersaji di atas lapangan, di mana Dian Ramadhani Mukti dan rekan setimnya sempat tertinggal sebelum akhirnya merebut gim pembuka dengan skor tipis 17-15 berkat tiga poin krusial di pengujung gim.
Namun, wakil China bangkit pada gim kedua dan memaksa laga berlanjut ke rubber game setelah menyerahkan gim tersebut dengan skor 8-15. Suasana tribun semakin memanas pada gim penentuan ketika pasangan Indonesia sempat tertinggal di angka-angka kritis, termasuk situasi tertinggal 11-13 dan 12-14.
Mental baja diperlihatkan oleh wakil Indonesia saat mereka keluar dari tekanan hebat. Memasuki fase deuce 14-14, sambaran cepat Dian berbuah manis membalikkan keadaan menjadi 15-14 sebelum akhirnya kesalahan pengembalian dari kubu China mengunci kemenangan dramatis 16-14 untuk memastikan gelar juara dunia.
Kemenangan heroik ini tidak hanya mencatatkan sejarah manis bagi karier junior mereka, tetapi juga mendongkrak kebanggaan bulu tangkis nasional di kancah internasional. Hasil ini sekaligus membuktikan bahwa regenerasi sektor ganda campuran Indonesia berada di jalur yang sangat tepat untuk mendominasi masa depan.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang