Stadion bergemuruh ketika Brighton and Hove Albion sukses membalas kekalahan menyakitkan di ajang piala dengan mempermalukan sang pemuncak klasemen Manchester City tipis 1-0. Pasukan asuhan Fabian Hürzeler tampil solid dan penuh determinasi untuk membungkam publik tuan rumah, sekaligus memperpanjang tren negatif sang lawan di kancah liga.

Gol tunggal yang menjadi pembeda duel sengit ini lahir pada menit ke-11. Berawal dari situasi bola mati, Lewis Dunk melepaskan umpan matang ke sisi kanan yang diteruskan oleh Diego Gómez lewat umpan silang mendatar. Bola yang gagal diantisipasi Matheus Nunes sempat membentur Maxim De Cuyper sebelum disambar dengan sempurna oleh Yasin Ayari dari jarak dekat, menebus kegagalan penaltinya di pertemuan tengah pekan lalu.

Tertinggal satu gol, City langsung merespons melalui gempuran bertubi-tubi yang dimotori oleh Iliman Ndiaye. Penyerang lincah asal Senegal tersebut sebenarnya memiliki beberapa peluang emas, termasuk sundulan jarak dekat yang melebar serta tendangan keras yang berhasil ditepis kiper Bart Verbruggen membentur tiang gawang. Tuan rumah juga sempat melayangkan protes penalti atas dugaan handball Dunk dan klaim back-pass, namun wasit bergeming.

Memasuki paruh kedua, tekanan dari City semakin menjadi-jadi lewat aksi pemain pengganti seperti Rayan Cherki dan Nico O'Reilly. Meski demikian, lini pertahanan Brighton yang dikomandoi di lini belakang mampu bertahan dengan disiplin tinggi meski harus menghadapi gempuran sengit hingga peluit panjang berbunyi, mengamankan tiga poin krusial di kandang lawan.

Kekalahan beruntun ini membuat posisi Manchester City di puncak klasemen Premier League berada dalam ancaman serius. Sang juara bertahan Arsenal kini memiliki peluang emas untuk merebut takhta singgasana jika mampu meraih hasil positif, sementara Brighton sukses merangsek naik dan kini hanya terpaut dua angka saja dari posisi puncak.