Tekanan besar kini tengah menggelayuti pundak Manchester United setelah mereka gagal meraih kemenangan di kandang Leeds United. Hasil imbang 1-1 di Elland Road membuat Setan Merah tertahan di papan bawah klasemen sementara Premier League dan masih mencari kemenangan perdana mereka sejak bulan Agustus lalu.

Dilansir dari ESPN FC, pelatih interim Michael Carrick dengan jujur mengakui bahwa kondisi klub saat ini berada dalam situasi yang kurang ideal. Mengoleksi hanya tujuh poin dari tujuh pertandingan awal liga musim ini menandai catatan start terburuk klub dalam sejarah sejak tahun 1986 silam, memperpanjang tren negatif menjadi satu kemenangan dari tujuh laga di semua kompetisi.

Pertandingan di markas Leeds sebenarnya sempat memunculkan secercah harapan ketika Bryan Mbeumo membawa tim tamu unggul lebih dulu pada babak pertama. Namun, keunggulan tersebut harus sirna ketika Dominic Calvert-Lewin mencetak gol penyeimbang bagi tuan rumah pada menit ke-51 menyusul kegagalan barisan pertahanan mengamankan situasi sepak pojok.

Situasi pelik ini datang di tengah pekan yang penuh badai, di mana sebelumnya bek Lisandro Martinez secara terbuka mengkritik minimnya aktivitas belanja klub di bursa transfer musim panas lalu. Kritik tajam itu mencuat pasca kekalahan menyakitkan dari Atletico Madrid di ajang Liga Champions, menambah beban psikologis yang harus segera diselesaikan oleh skuad.

Meskipun performa tim menuai sorotan tajam dan posisi di klasemen, seperti yang diulas dalam laporan mendalam ESPN FC, memperlihatkan tanda-tanda musim yang hilang, Carrick tetap mencoba bersikap objektif. Ia melihat adanya komitmen dan intensitas baru dari para pemain di atas lapangan yang bisa menjadi modal kebangkitan.

Ujian berat berikutnya sudah menanti di depan mata bagi skuad asuhan Michael Carrick yang dijadwalkan terbang menghadapi klub Serie A Italia, Como, di ajang Liga Champions tengah pekan ini. Carrick menegaskan bahwa timnya harus segera keluar dari tren negatif ini dan membuktikan kapasitas mereka di panggung Eropa.