Penyerang bintang Paulo Dybala baru-baru ini menegaskan kecintaannya yang mendalam terhadap kompetisi sepak bola Italia dan berkeinginan untuk menutup perjalanan karier profesionalnya di negeri Pizza tersebut. Dilansir dari Football Italia, pemain andalan AS Roma ini mengenang bagaimana perjalanan kariernya berkembang pesat sejak memperkuat Palermo, Juventus, hingga kini berseragam Giallorossi. Ia mengaku Italia telah menyambutnya dengan tangan terbuka dan membentuknya tidak hanya sebagai atlet lapangan hijau, melainkan juga secara pribadi.
Pernyataan emosional ini disampaikan sang penyerang jelang laga penting Liga Champions di Stadion Olimpico. Klub ibu kota tersebut harus segera bangkit usai hanya mampu bermain imbang tanpa gol kontra Como di ajang Serie A akhir pekan lalu. Hasil tersebut menjadi evaluasi tersendiri bagi skuad asuhan Gian Piero Gasperini dalam membenahi lini serang sebelum menjamu raksasa Spanyol, Real Madrid, di hadapan publik pendukung setia mereka sendiri.
Kembalinya Giallorossi ke panggung elit Eropa ini menjadi momen yang sangat dinantikan oleh para suporter setia. Bagaimana tidak, penantian panjang selama delapan tahun sejak musim 2018-2019 akhirnya terbayar berkat kerja keras seluruh tim menembus posisi empat besar Serie A musim lalu. Dybala mengungkapkan bahwa perjuangan tersebut membutuhkan pengorbanan luar biasa demi menghadirkan kebanggaan bagi seluruh pendukung di tribun stadion.
Ujian berat menanti Giallorossi di fase grup Liga Champions musim ini, termasuk lawatan tandang menantang Manchester United serta Paris Saint-Germain. Meski dihadapkan pada tim-tim paling bertabur bintang di dunia, Dybala tetap optimis atmosfer angker kandang mereka akan memberikan suntikan tenaga ekstra. Dukungan militan dari tribun Olimpico diyakini mampu mendorong rekan-rekan setimnya untuk tampil melampaui batas maksimal saat menghadapi lawan-lawan tangguh.
Komitmen jangka panjang penyerang asal Argentina ini juga semakin diperkuat dengan kesepakatannya meneken perpanjangan kontrak baru berdurasi satu tahun bersama klub. Dengan berbagai memori manis serta tantangan baru di kasta tertinggi Eropa, Dybala berharap lembaran akhir kisah sepak bolanya benar-benar terukir manis di tanah Italia tempat di mana ia menorehkan seluruh pencapaian terbaiknya.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang