Panggung Club Brugge mendadak bergemuruh ketika Nicolò Tresoldi sukses mencetak hat-trick sensasional ke gawang Inter Milan. Penyerang muda berbakat ini langsung menjadi bahan perbincangan hangat di berbagai media Eropa, termasuk ulasan tajam yang dilansir dari Football Italia mengenai masa depan internasional sang pemain.

Performa luar biasa tersebut mengantarkan klubnya meraih kemenangan dramatis 4-3 atas Nerazzurri di ajang Liga Champions, sekaligus menempatkan namanya sejajar dengan legenda Wales Gareth Bale sebagai pemain yang pernah mencetak tiga gol dalam satu laga melawan Inter. Di tengah performa gemilangnya yang sedang menanjak, publik sepak bola Italia dan Jerman kini bersaing memperebutkan kesetiaan sang penyerang berdarah campuran tersebut.

Memiliki kewarganegaraan ganda karena lahir di Italia namun besar di Jerman, sang penyerang muda menegaskan dirinya baru akan memutuskan tim nasional senior setelah gelaran Euro U-21 musim panas mendatang. Ia bahkan mengaku telah menjalin komunikasi langsung dengan pelatih tim senior kedua negara demi menentukan langkah karier internasional selanjutnya yang sangat krusial bagi perkembangan performanya.

Kendati demikian, para pengamat sepak bola senior di televisi memperingatkan bahwa gelagat sang pemain mengarah pada keputusan final yang mengecewakan publik Azzurri. Legenda sepak bola Italia Paolo Di Canio secara terbuka menyatakan keyakinannya bahwa sang penyerang telah memantapkan hati untuk memperkuat skuad Der Panzer di masa depan.

Pernyataan tersebut diperkuat oleh ambisi sang penyerang yang bertekad membawa Jerman menjuarai Euro U-21 demi mengikuti jejak sang ayah. Situasi ini tentu memberikan tekanan tersendiri bagi konstelasi lini serang tim nasional masing-masing negara yang memantau ketat ketajamannya di kompetisi antarklub Eropa.