Panggung elite Eropa kedatangan cerita spesial dari salah satu pilar andalan Calvin Verdonk yang sukses menorehkan tinta emas. Meskipun langkah Lille harus tersandung di kandang sendiri, sang pemain tetap mencatatkan sejarah baru bagi sepak bola Indonesia di ajang Liga Champions. Atmosfer Stadion Pierre Mauroy mendadak menjadi saksi bisu ketika lembaran baru dibuka oleh pemain berdarah Indonesia tersebut di bawah komando pelatih Davide Ancelotti.
Pertandingan matchday ketiga tersebut memang berakhir dengan hasil minor bagi tuan rumah yang harus takluk dengan skor 2-4 dari raksasa Turki. Sempat memimpin lewat aksi gemilang Soriba Diaoune, lini pertahanan Les Dogues akhirnya runtuh digempur oleh permainan agresif tim tamu. Kendati demikian, sorotan utama publik tetap tertuju pada penampilan penuh sang bek kiri yang dipercaya tampil sejak menit awal pertandingan tanpa tergantikan.
Catatan pertama yang diukir oleh pemain berusia 29 tahun ini adalah statusnya sebagai pemain pertama asal Indonesia yang turun sebagai starter di pentas Liga Champions. Kepercayaan penuh yang diberikan oleh sang pelatih mampu dibayar tuntas melalui kerja keras sepanjang 90 menit penuh di atas lapangan hijau. Keputusan menepikan Romain Perraud di bangku cadangan membuka jalan lebar bagi sejarah baru yang membanggakan bagi pencinta sepak bola tanah air.
Rekor kedua langsung menyusul seiring tuntasnya laga penuh drama tersebut, di mana ia resmi dinobatkan sebagai pemain Indonesia pertama yang menuntaskan pertandingan Liga Champions hingga peluit panjang berbunyi. Peningkatan drastis durasi bermain ini tentu menjadi lonjakan signifikan setelah pada pekan sebelumnya ia hanya mendapat kesempatan merumput selama 12 menit saja. Konsistensi performa ini memberikannya rapor di angka 6,5 berkat ketenangannya mengawal lini belakang dari gempuran lawan.
Meski rekor pribadi berhasil digenggam, situasi di papan klasemen sementara justru memberikan tekanan berat bagi skuad asuhan Davide Ancelotti. Kekalahan ketiga secara beruntun ini membuat Lille terbenam di peringkat ke-35 klasemen sementara Liga Champions tanpa mengantongi satu pun poin. Tantangan berikutnya kini menanti, di mana sang pemain masih harus berjuang memburu sejarah lanjutan berupa kemenangan perdana bagi pemain Indonesia di kompetisi level tertinggi Benua Biru.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang