Pembalap muda berbakat asal Indonesia, Veda Ega Pratama, harus menghadapi kenyataan pahit jelang bergulirnya rangkaian Moto3 Australia 2026 di Sirkuit Phillip Island. Di tengah perjuangannya memperbaiki posisi di sisa lima balapan musim ini, perolehan angka pembalap Honda Team Asia tersebut justru mengalami kemunduran krusial di papan klasemen.
Hingga balapan sebelumnya di Mandalika, Veda Ega sejatinya sempat mengoleksi 115 poin usai finis di posisi keenam. Namun, berdasarkan laporan terbaru, jumlah tersebut mendadak terpangkas empat angka menjadi 111 poin, yang otomatis menggeser posisinya dari tangga ketujuh turun satu strip ke peringkat kedelapan klasemen sementara.
Penyebab utama dari anjloknya posisi sang rider andalan Merah Putih ini bukan karena performa buruk di atas lintasan, melainkan imbas dari keputusan Pengadilan Banding Internasional FIM. Banding yang diajukan oleh pembalap Leopard Racing, Adrian Fernandez, terkait diskualifikasi pada enam seri sebelumnya resmi diterima oleh badan pengatur balapan internasional tersebut.
Sebelumnya, sanksi pelanggaran regulasi sempat membuat Fernandez kehilangan 77 poin dan merosot tajam ke peringkat ke-14. Dengan dikabulkannya banding tersebut, poin sang pembalap asal Spanyol itu dipulihkan secara penuh, mendongkrak posisinya kembali ke peringkat kelima klasemen dan secara otomatis memicu efek domino bagi pembalap di bawahnya.
Meski posisinya harus merosot ke urutan kedelapan, Veda Ega kini hanya terpaut jarak satu tingkat saja dari rival asal Asia Tenggara, Hakim Danish. Keduanya tetap dipisahkan selisih sembilan poin, menyisakan pertarungan sengit di sisa kalender balap musim ini untuk memperebutkan posisi terbaik di kelas lightweight.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang