Kritik tajam kembali menghantam tubuh sepak bola Italia ketika pelatih Timnas U-21 Silvio Baldini secara terbuka melemparkan tanggung jawab mandeknya talenta muda kepada para petinggi klub Serie A. Dilansir dari Football Italia, dalam acara penghargaan Scopigno dan Pulici di Roma, Baldini dengan tegas menyatakan bahwa kualitas bahan baku pemain muda di Negeri Pizza bukanlah sebuah masalah utama yang harus dikhawatirkan oleh publik.
Permasalahan pelik yang sebenarnya terjadi justru berakar dari para direktur klub yang dinilai memiliki cara pandang serta metode pengelolaan sepak bola yang keliru. Menurut pandangannya, dunia si kulit bulat saat ini sudah terlalu dikendalikan oleh segelintir orang yang menomorduakan hati nurani demi mengejar keuntungan materi serta popularitas semata di atas lapangan hijau.
Isu pelik mengenai minimnya kesempatan bagi pemain lokal kembali memanas dalam beberapa pekan terakhir, terutama setelah penyerang muda berbakat seperti Francesco Camarda baru mendapatkan kesempatan starter pertamanya musim ini bersama AC Milan. Situasi tersebut semakin diperparah dengan dilema yang dihadapi oleh striker muda berbakat lainnya dalam menentukan masa depan pilihan negara internasional mereka.
Komentar pedas ini meluncur kurang dari dua minggu usai skuad muda Italia sukses mengamankan tiket kelanjutan turnamen usia dini lewat kemenangan telak 6-2 atas Polandia. Di tengah sorotan tajam terhadap sistem pembinaan, sang pelatih tetap memberikan apresiasi tinggi kepada koordinator timnas usia muda FIGC atas kerja kerasnya mengorbitkan bakat-bakat baru ke kasta tertinggi.
Kendati demikian, juru taktik berpengalaman itu memperingatkan bahwa selama para pengambil kebijakan di level klub belum mau merenungkan tanggung jawab moral mereka, krisis kepercayaan pada bakat lokal akan terus menghantui masa depan sepak bola nasional secara berkelanjutan.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang