Legenda badminton Indonesia Susy Susanti memberikan pandangan menarik terkait masa depan dominasi tunggal putri asal Korea Selatan. Di tengah rencana perubahan format skor yang akan segera diterapkan oleh BWF, sang peraih emas Olimpiade Barcelona 1992 tersebut meyakini bahwa kualitas papan atas tidak akan serta-merta luntur begitu saja.
Sebagaimana diketahui, pebulutangkis andalan An Se Young sedang menikmati masa-masa kejayaannya di panggung internasional. Sepanjang musim berjalan, ia tampil sangat superior dengan catatan impresif, termasuk mengamankan gelar-gelar prestisius mulai dari juara Asia, juara dunia, hingga medali emas ajang Asian Games.
Ketika berbicara mengenai transisi aturan baru menuju sistem 3x15 poin pada musim depan, Susy justru melihat adanya keuntungan tersendiri dari aspek durasi laga. Pertandingan yang lebih singkat dinilai mampu meringankan beban fisik para pemain sekaligus membantu memperpanjang umur karier profesional mereka di level tertinggi.
Lebih lanjut, kematangan bertanding yang telah dicapai oleh sang bintang asal Negeri Ginseng tersebut menjadi modal krusial dalam menghadapi tekanan. Faktor mental, konsistensi, serta kemampuan membaca pola permainan lawan bakal menjadi penentu utama untuk terus mempertahankan takhta di nomor tunggal putri dunia.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang