Stadion Emirates kembali bergemuruh dalam keheningan frustrasi ketika Arsenal kembali gagal meraih kemenangan di ajang Women's Super League. Tekanan hebat kini jelas mengarah kepada pelatih Renée Slegers setelah timnya dipaksa bermain imbang 1-1 oleh Birmingham City. Hasil minor ini memperpanjang catatan negatif Meriam London yang kini harus puas melalui lima pertandingan liga tanpa sekalipun merasakan manisnya kemenangan, sebuah tren yang tentu sangat mengkhawatirkan bagi klub sebesar mereka.

Pertandingan sebenarnya berjalan di bawah kendali tuan rumah sejak menit awal. Peluang emas sempat didapatkan oleh Alessia Russo jelang akhir babak pertama, namun sundulannya meneruskan umpan matang Leah Williamson hanya mampu membentur mistar gawang Birmingham City. Petaka justru datang sesaat setelah turun minum ketika lini belakang Arsenal kehilangan bola dengan mudah. Memanfaatkan kelengahan tersebut, Neve Herron mengirimkan operan matang yang diselesaikan dengan dingin oleh Oceane Hurtre untuk membawa tim tamu unggul lebih dulu.

Tertinggal di kandang sendiri membuat intensitas serangan anak asuh Slegers meningkat drastis demi mencari gol penyama kedudukan. Usaha keras tersebut akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-66 ketika sepakan keras mendadak menghujam sudut atas gawang tanpa mampu dijangkau penjaga gawang lawan. Gol penyelamat itu lahir dari aksi brilian penyerang asal Kanada yang memastikan satu poin tetap tinggal di London. Meski terus menggempur di sisa waktu, rapatnya pertahanan tim tamu membuat skor 1-1 tidak berubah hingga peluit panjang.

Situasi pelik ini tentu menjadi ujian mental yang sangat berat bagi Slegers di tengah tuntutan tinggi para suporter. Kegagalan mengamankan tiga poin penuh di kandang sendiri memperlihatkan masih adanya celah besar dalam konsistensi permainan tim musim ini. Dengan persaingan di papan atas yang semakin ketat, manajemen klub dan jajaran pelatih harus segera menemukan solusi taktik agar tidak semakin tertinggal dalam perburuan gelar juara.