Kekecewaan mendalam menyelimuti kubu Australia setelah mereka harus takluk di tangan South Africa pada laga penentuan Test di Cape Town. Mantan penggawa andalan, David Warner, tidak dapat menyembunyikan rasa geramnya melihat performa mantan rekan setimnya yang dibantai habis-habisan hingga runtuh dengan skor 111 saja di inning pemungkas.
Kekalahan telak dengan margin 176 angka tersebut membuat South Africa sukses mengunci kemenangan seri 2-1 sekaligus menggusur posisi Australia dari singgasana puncak ranking Test dunia. Berdasarkan ulasan dari Sky Sports, Warner dengan tegas melabeli penampilan para batter sebagai tindakan yang tidak mencerminkan identitas negaranya dan sama sekali tanpa perlawanan berarti di lapangan.
Kehancuran dimulai sejak sesi pagi hari ketika barisan penyerang South Africa mengamuk. Kagiso Rabada langsung membuka luka bagi Australia dengan mencatatkan rekor fantastis sebagai pencetak 350 wicket tercepat dalam sejarah Test. Tekanan semakin menjadi ketika Simon Harmer menghancurkan sisa pertahanan tim tamu melalui gelombang wicket krusial yang memastikan kemenangan dramatis bagi South Africa.
Kapten Pat Cummins secara terbuka mengakui bahwa timnya sama sekali tidak memberikan diri mereka peluang sejak jam pertama pertandingan dimulai. Meski demikian, ia tetap membela kualitas skuadnya yang dinilai masih tangguh meski harus mengakui keunggulan lawan di kandang mereka. Kini, Australia harus segera berbenah menyambut seri kandang melawan Selandia Baru, sementara sang algojo South Africa bersiap menghadapi ujian berikutnya kontra Inggris.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang