Ketika Lawrence Shankland mulai menemukan performa terbaiknya sebagai kapten dan penyerang Rangers, cedera justru menghadangnya. Pada laga melawan Motherwell, Sabtu lalu, Shankland hanya bertahan lima menit sebelum memegangi hamstringnya dan meminta diganti. Manajer Derek McInnes menyebut cedera ini cukup serius dan akan menjalani scan pada Senin untuk memastikan tingkat keparahannya.
“Cedera ini terlihat signifikan, mirip dengan yang pernah dialaminya di Hearts pada Januari lalu,” ujar McInnes kepada BBC Scotland. “Kami akan melakukan scan dan melihat hasilnya daripada berspekulasi. Ini mengecewakan karena ia baru saja kembali memimpin lini serang dan mencetak gol dalam beberapa laga terakhir.” Kehilangan Shankland menjadi pukulan telak bagi Rangers, terutama karena penyerang lain, Youssef Chermiti, juga masih berkutat dengan cedera ACL yang dideritanya sejak laga melawan Hibernian bulan lalu.
Rangers sebenarnya meraih kemenangan 1-0 atas Motherwell berkat gol Ryan Naderi, yang memanfaatkan blunder kiper lawan. Namun, performa lini depan tetap menjadi sorotan. Mantan gelandang Rangers, Andy Halliday, menilai tim kehilangan ketajaman di depan gawang. “Jika Shankland bermain penuh, ia bisa mencetak dua gol. Rangers agak tumpul di lini depan meski menciptakan banyak peluang,” katanya di Sportsound.
Krisis Penyerang Rangers
Dengan dua penyerang utama cedera, Rangers kini mengandalkan Ryan Naderi dan Kevin Kelsy untuk mengisi kekosongan. Naderi, yang bergabung pada Januari lalu, baru mencetak tiga gol dalam 11 penampilan musim lalu. Musim ini, ia mencetak tiga gol dalam delapan laga, dengan rata-rata satu gol setiap 189 menit. Angka itu masih di bawah Shankland yang mencetak gol setiap 146 menit sejak awal musim lalu bersama Hearts.
Kevin Kelsy, rekrutan anyar dari Portland Timbers, juga belum menunjukkan naluri gol tajam. Pada debutnya melawan Motherwell, ia gagal memanfaatkan peluang emas dari jarak 10 yard. Catatan 13 gol dalam 46 laga terakhirnya—rata-rata satu gol setiap 190 menit—menunjukkan ia bukan penyerang haus gol. Mantan pemain Ibrox, Ian McCall, meragukan kemampuan keduanya. “Shankland cedera menjadi kekhawatiran karena Kelsy dan Naderi tidak terlihat seperti finisher alami,” ujarnya.
Rangers sebenarnya tampil lebih meyakinkan dalam menyerang saat melawan Motherwell, menciptakan banyak peluang bersih. Namun, tanpa Shankland, mereka harus mencari sosok yang mampu menjadi pembeda di laga-laga krusial. Bojan Miovski, yang memiliki rata-rata gol lebih baik (148 menit per gol), bisa menjadi opsi, tetapi ia kesulitan mendapatkan menit bermain konsisten. Pertanyaan besarnya: siapa yang akan mengambil peran sebagai mesin gol Rangers di tengah badai cedera ini?
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang