Pelatih Hector Souto melontarkan pernyataan menohok setelah anak asuhnya kembali menelan kekalahan pahit di ajang Copa das Nacoes de Futsal 2026. Setelah sebelumnya tumbang di tangan Brasil, skuad Garuda Futsal harus mengakui keunggulan Cape Verde dengan skor 0-2 di laga kedua fase grup. Hasil negatif ini memastikan langkah Timnas Futsal Indonesia terhenti di fase grup dan gagal melaju ke babak semifinal turnamen internasional tersebut.

Kekalahan beruntun tanpa mencetak satu gol pun membuka mata sang juru taktik asal Spanyol mengenai peta kekuatan yang sebenarnya. Sepanjang turnamen, Iqbal Iskandar dan kolega sebenarnya mampu menciptakan berbagai peluang melalui skema bola mati, serangan balik, hingga taktik power play. Kendati sempat menguasai jalannya laga, tumpulnya lini depan membuat Merah Putih tak berdaya dan harus puas menempati posisi juru kunci klasemen grup.

Souto secara terbuka mengungkapkan kekecewaan mendalam atas lambatnya adaptasi tim sejak awal pertandingan. Menurutnya, kegagalan menguasai jalannya laga pada 10 menit pertama saat menghadapi Cape Verde adalah sebuah kesalahan fatal yang berulang. Masalah serupa juga terjadi ketika mereka ditekuk Brasil, di mana performa tim baru membaik setelah sang pelatih melakukan rotasi taktis dari bangku cadangan.

Evaluasi menyeluruh kini mendesak dilakukan menyusul tumpulnya lini serang yang menjadi PR besar bagi skuad Garuda. Kegagalan menembus pertahanan lawan dalam dua laga awal memperlihatkan celah lebar yang harus segera ditutup oleh jajaran kepelatihan demi mendongkrak daya saing di level dunia.

Meski dipastikan tersingkir dari perebutan gelar juara, perjalanan skuad Garuda di turnamen ini belum sepenuhnya usai. Jadwal berikutnya mempertemukan wakil Nusantara dengan Peru dalam duel perebutan peringkat kelima yang dijadwalkan berlangsung pada Minggu malam waktu setempat.