Badai kekecewaan tengah melanda kubu Timnas Futsal Indonesia setelah kembali menelan hasil minor di ajang Copa das Nacoes de Futsal 2026. Skuad Garuda harus mengakui keunggulan Cape Verde dengan skor 0-2, menyusul kekalahan sebelumnya dari Brasil yang membuat posisi mereka di turnamen ini berada dalam tekanan berat.
Pelatih kepala Hector Souto tidak bisa menyembunyikan kekecewaan mendalam atas lambatnya panas mesin anak asuhnya di awal laga. Juru taktik asal Spanyol itu mengakui bahwa skuad Merah Putih kehilangan fokus pada 10 menit pertama, membuat lawan leluasa memegang kendali dan mencetak dua gol cepat yang mengubah jalannya pertandingan secara keseluruhan.
Namun, di balik skor akhir yang mengecewakan, tersimpan catatan statistik ofensif yang luar biasa mencengangkan dari kubu Andarias Kareth dan kolega. Selepas time out dan memasuki paruh kedua pertandingan, dominasi mutlak diperagakan oleh Skuad Garuda di atas lapangan.
Peningkatan performa yang drastis ini dibuktikan dengan catatan tembakan yang dilepaskan para penggawa Garuda ke pertahanan lawan. Hector Souto membeberkan bahwa lini serang timnya sukses membombardir pertahanan Cape Verde dengan melepaskan tidak kurang dari 22 tembakan sepanjang babak kedua, berbanding jauh dengan sang lawan yang hanya mampu menciptakan enam tembakan saja.
Secara keseluruhan, juru taktik berpengalaman tersebut memperkirakan timnya melepaskan hampir 50 tembakan sepanjang laga, sementara lawan hanya mencatatkan sekitar 20 tembakan. Sayangnya, gelombang serangan masif tersebut gagal berbuah satu pun gol akibat buruknya penyelesaian akhir yang menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim.
Situasi pelik ini menuntut evaluasi kilat dari jajaran pelatih sebelum Skuad Garuda turun kembali ke lapangan. Dilansir dari CNN Indonesia, agenda selanjutnya bagi Indonesia adalah melakoni laga perebutan peringkat kelima turnamen menghadapi Peru, di mana ketajaman di depan gawang menjadi harga mati yang harus dibenahi.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang