Aksi luar biasa diperlihatkan oleh atlet para angkat besi andalan Ni Nengah Widiasih yang sukses mengamankan medali pertama bagi kontingen Merah Putih di ajang Asian Para Games 2026. Berjuang di Nagoya City Trade and Industry Center, Prefektur Aichi, Jepang, atlet yang akrab disapa Widi ini berhasil menggebrak panggung internasional lewat torehan prestasi membanggakannya di kelas 41 kg putri.
Dilansir dari CNN Indonesia, Widi sukses mengunci medali perunggu setelah mencatatkan angkatan terbaik seberat 97 kg. Ia harus mengakui keunggulan wakil China, Zhe Chui yang merebut emas dengan angkatan 120 kg, serta Tursynay Kabyl dari Kazakhstan yang meraih perak lewat beban 104 kg. Meski warna medali kali ini turun dari capaian perak di edisi-edisi sebelumnya, perjuangan Widi tetap layak mendapatkan apresiasi tinggi dari publik olahraga tanah air.
Perjuangan Widi di Jepang jelas tidak kenal kata mudah mengingat ia tampil dalam kondisi fisik yang belum sepenuhnya pulih. Atlet berusia 33 tahun tersebut sempat dihantam cedera robek otot bahu saat berlaga di kejuaraan Mesir akhir tahun lalu, yang praktis membatasi batas maksimal angkatannya. Kendati demikian, tekad baja membawanya tetap mampu menjaga tradisi medali yang selalu ia sumbangkan sejak Asian Para Games 2014, 2018, hingga 2022.
Persaingan di kelas 41 kg putri sendiri kini semakin membara dengan kehadiran para lifter muda berbakat serta perpindahan kelas dari sejumlah rival tangguh seperti Cui Zhe. Menghadapi situasi tersebut, Widi merasa bersyukur masih bisa berdiri di atas podium dan bersaing ketat dengan generasi baru di cabang olahraga para angkat besi. Baginya, konsistensi di level tertinggi adalah bukti nyata dari dedikasi panjang yang telah ia curahkan untuk Indonesia.
Fokus utama Widi kini bergeser pada proses pemulihan intensif bersama tim medis dan fisioterapis di Solo demi mendongkrak peringkat dunia. Perjuangan keras ini dilakukan demi mengamankan tiket menuju Paralimpiade Los Angeles 2028 yang diisyaratkan bakal menjadi panggung kelima sekaligus penutup perjalanan karier gemilangnya di kasta tertinggi olahraga internasional.
KOMENTAR ()
Kamu harus login untuk ikut berdiskusi.
Login Sekarang