Legenda bulu tangkis Indonesia memberikan respons berkelas setelah rekor gelar juara terbanyak yang ia pegang selama lebih dari dua dekade resmi terlampaui. Rekor Susy Susanti yang sempat bertahan lama dari gempuran generasi 2000-an hingga awal 2010-an akhirnya pecah di tangan tunggal putri andalan Korea Selatan. Dilansir dari CNN Indonesia, pencapaian tersebut tercipta setelah An Se Young keluar sebagai juara di ajang Denmark Open.

Tambahan gelar tersebut membuat pebulu tangkis muda asal Negeri Ginseng ini kini mengoleksi total 47 titel juara sepanjang kariernya. Jumlah tersebut resmi melampaui catatan rekor sang legenda Indonesia dengan keunggulan satu gelar. Dominasi yang ditunjukkan oleh sang bintang muda dalam dua tahun terakhir memang tidak terbantahkan di kancah internasional.

Melihat rekor legendarisnya dipecahkan, peraih emas Olimpiade Barcelona 1992 ini sama sekali tidak merasa kecewa. Sebaliknya, ia menilai sang pemecah rekor memang tampil luar biasa dan sangat layak berada di posisi puncak saat ini. Konsistensi, fokus tinggi, serta visi bermain yang jelas menjadi kunci utama di balik kesuksesan luar biasa tersebut.

Menurut pandangan sang maestro masa lalu, rivalnya itu memiliki paket lengkap sebagai atlet top dunia. Ia jarang mengalami kekalahan mengejutkan karena selalu mampu membaca kapasitas diri dan mengontrol jalannya pertandingan dengan sangat baik. Daya juang di lapangan serta mentalitas baja membuat sang bintang hampir selalu minimal mengamankan tiket babak semifinal di setiap turnamen yang diikutinya.

Pujian tinggi ini tentu menjadi suntikan motivasi tersendiri bagi sang bintang Korea untuk terus mempertahankan performa puncaknya. Di sisi lain, dunia bulu tangkis kini menyambut era baru di mana standar tinggi telah ditetapkan oleh generasi penerus yang lapar akan prestasi.